Jumat, 13 Januari 2012

Awards ke dua buat ku

 ini Awards THE VERSATILE BLOGGER dari Blog Senja
 
Kuterima Kamis 12 Januari 2012
dari Sahabat juga Adek', terima kasih buat Awards nya, dan ini yang kedua sejak aku kenal blog.

Benarkah ini untuk 6 favorit dari mu ?
dengan kategori inspiratif dengan pemilihan bahasa yang indah dan makna yang dalam.

Sekali lagi terimakasih atas apresiasi dan penghargaan ini.

Irma, semoga Allah terus lindungi, rahmad dan ridhoi kehidupan dunia akherat mu, amin. 

Salam.


Selasa, 10 Januari 2012

DALAM DIAM


 sumber foto : brent - 72915771.VPC8q70M

Dalam diam,
Banyak yang terlintas dan berkelebat, saling mendahului, sesekali aku menoleh kearah yang ga' jelas sambil tatapi malam yang sudah cenderung ke dini hari.

Hmm, ternyata Allah telah menegurku melalui cara Nya, kali ini adalah pembelajaran hal 'kematian dan alam khubur'. 

Mulai dari proses awal kematian itu sendiri, saat bertemu dengan malaikat dan tercabutnya ruh pada tubuh kita, saat situasi keluarga dan para handai taulan yang lakukan taqziah, hingga saat kita tahu dan melihat tubuh kita mulai dibaringkan pada tempat yang sangat sempit, gelap dan dingin.

Semuanya memilukan, lidah menjadi kelu dan tak lagi bisa berfikir apa pun, hanya penyesalan dan ternyata betapa meruginya kita selama ini. 

Tentang situasi khubur ? 
ternyata tempat yang sangat dingin, sangat sempit, bergerak pun tak lagi bisa, jangan berharap untuk bisa duduk dan leluasa seperti di alam yang sekarang ini, itu tak lagi ada.

Yang ada hanya menunggu diantara penyesalan dan siksa awal karena dosa yang terbawa, kulit yang mulai digerogoti oleh cacing, badan yang mulai membusuk, tak lagi ada kegagahan atau kecantikan, tak lagi ada bentuk kenyamanan tidur atau kemewahan hidup yang selama ini dicari dan dibanggakan (pangkat, jabatan, harta, kemewahan, tak ada !).

Teman yang ada hanyalah amal baik saja, hanya itu yang yang jadi teman & harapan, tapi tetep saja tak sebanding dengan ngawurnya saat aku hidup. Disini lebih banyak rasa 'penyesalan dan putus asa'.

Sebuah kondisi dimana menjadi sangat berharap dan terus menanti, perilaku yang melebihi orang 'fakir' hanya untuk menunggu kalo saja ada orang yang mau kirimi doa permohonan ampun kepada Allah dan itu sangat berarti di alam kubur hanya untuk ringankan dosa dan kecemasan yang menyiksa ini. 

'Penyesalan dan putus asa begitu kentalnya' 
terus membayangi bersama waktu yang tak terukur, bisa ratusan atau ribuan tahun. Semua tak tahu kapan sangkakala itu tertiup untuk bangkitkan kita kembali untuk berdiri berjajar antri tunggu giliran pengadilan yang maha detail hingga pada tiap tarikan nafas selama kita hidup juga akan dimintai pertanggungan jawab oleh Nya.

Ops !!!,
ternyata aku sosok diri yang naif dan merasa sudah aman
..... tak sadar lafal dzikrullah dan ucap istighfar mengalir dengan sendirinya dan rasanya malam ini sangat lama dan tak seperti biasa. 

Terimakasih ya Robb atas pembelajaran ini.
Mohon ampunan MU dan satu hal ya Allah, berilah aku kekuatan untuk bisa taqwa, itu saja. aminnnn.

Kamis, 29 Desember 2011

PENGHUJUNG TAHUN 2011

  sumber foto : http://hdw.eweb4.com

Tak terasa waktu sudah bergulir diujung tahun
hanya tersisa 2 hari lagi 


Sementara yang kudapat apa ?
Masih tak seberapa, terutama ketertinggalan hanya untuk dekat pada Engkau ya Allah, Sang Maha Pencipta Langit dan Bumi, Yang Maha mengatur kehidupan, Yang Maha Melindungi, Allah yang Maha Sayang pada tiap umat Nya tanpa membedakan jenis warna dan apapun status sosialnya.

Jelas melintas dalam benak dan kepalaku 
bahwa dalam tiap hariku masih saja berlaku tidak sopan kepada Nya,  dan kadang abaikan bentuk pengawasan juga penjagaan Nya.

Ya Allah,
kian dekat dan jelas terlipatnya waktu yang terbukti semakin tak bisa lagi hargai waktu, tahu tahu sudah sore, atau malam dan sudah kembali pagi untuk jalani rutinitas hidup ini.

Ajarkan padaku 'konsistensi',  hidupkan dan jangan matikan 'qolbu ini' karena hanya celah inilah dan satu-satunya jalan agar aku bisa kembali sebagaimana hal yang Kau kehendaki dan pastinya juga adalah harapan akan rahmad dan ridho Mu.

Ya Allah disisa waktu dan terbitnya matahari pagi
Mohon kepada Mu bagi diri ini dan Keluargaku juga untuk teman-teman blog akan ampunan selaksa dosa yang ada, juga kemudahan dan keselamatan hidup saat di dunia, alam kubur dan akherat nanti.

Mohon mudahkanlah urusan hidup ini, juga panjangnya usia kami yang tentunya bermanfaat bagi diri kami juga sebagai bentuk ibadah kepada Mu. Kesehatan bagi kami begitu juga akan limpahan risky dari langit dan bumi Mu, perlindungan dari : azab kecil atau azab besar, syirik, musyrik, ria, ghibah dan tipuan syetan.

Ajarkan lah kepada kami bentuk kesabaran dan selalu bersyukur atas tiap nikmat Mu, bisa menjadi Ayah atau Ibu atau kekasih yang baik yang santun dan bisa melindungi, dan bagi mereka yang belum berjodoh, mudahkanlah jodoh mereka, yang diberikan sakit berikanlah kemudahan kesembuhan baginya dan yang terakhir ya Allah masuk dan golongankanlah kami orang orang yang taqwa.
Kesemua ini kami letakkan ihlas diantara harapan, rahmad dan ridho MU
amiiin, amiin...amiiiiin ya Roball Alamin.

" SELAMAT TAHUN BARU 2012
WAHAI SELURUH SAHABAT JUGA SAUDARAKU "

Salam dan jabat erat, 
banyak sayang buat kalian semua.
 

Selasa, 27 Desember 2011

Award Your Blog Makes Us Smile dari Putri

 
Award 'pertama' sejak aku punya blog, terimakasih ya (Putri).

Baiklah aku coba untuk jawab 5 hal darimu :
1. Siapa Guru Favoritmu ?
Siapa ya - ga ada !, tapi kalo cerita sedikit tentang sekolah dulu yang jelas dari SD ampe SMA aku disebut anak 'bawang' karena paling kecil usianya, sering jadi kalahan sama temen lainnya, ga enak sekolah dengan jeda usia yang jauh, tapi giliran ulangan saja mereka selalu ancam harus bikin jawaban yang sama dengan ku, jiaaaaah !!!.
 
2. Apa makanan yang kamu sukai ? Makanan yang tak kamu sukai ?
Mmm, makanan yang aku sukai adalah makanan lalapan, ada sambal, ikan asin, nasinya panas, woou... ada perlawanan sih saat makannya (dijamin berkeringat, hi hi hi). Kalo makanan yang ga aku suka rasanya ga ada, sebab dari kecil aku sudah di introduksi sama Ayah almarhum : makanlah apa yang sudah ada, karena itu adalah karunia Allah.
 
3. Ceritakan pengalamanmu yang berkesan !
Pengalaman yang paling berkesan, adalah hujan-hujan jatuh bareng becak karena selip masuk ke selokan dan terkurung didalamnya ada barang 10 menitan.
 
4. Siapa cinta pertamamu ? 
My first love, hm, aku alami setelah aku kerja, alaaaaaah  mak ! jadi inget dia, tapi pahit dicurigain mulu sama bokapnya, giliran kitanya dah serius dan ngelamar dia, jiaaaaaah...ternyata malah jalan ama temen karib satu kost anku.
 
5. Who is your best friend ? 
Ada ! tapi sampe saat ini aku ga tahu nama beliaunya, aneh khan, jangankan kamu yang berfikir aneh, aku saja yang sering alami juga bilang kayak gitu. Karena dia hadirnya kadang ga nentu, dia sering kasih tahu aku ini dan itu, selalu benar dan belum sekalipun dia bohong kepadaku.

Beliau hadir kalo aku lagi dalam kesulitan dan selalu jernih dalam menjelaskan perkara ini dan itu dan perginyapun ga bisa kita tahan barang semenitpun.

Pastinya, dia sudah sepuh artinya sudah sangat senior usianya kurang lebih 75 tahunan, sangat santun, lembut dan jarang bicara. Aku menyebut Beliau adalah 'Eyang' dari beliaulah aku banyak belajar tentang hidup, kenyataan dan pemahaman lainnya.

Salam.

Kamis, 22 Desember 2011

gagal transfer ATM






sumber foto : search.google

Pengalaman ini bikin deg - deg'an 
begitu yang kubaca tulisan di ATM : gagal transfer, trus struk ga keluar..... jiiiaaaaahhh terlebih begitu cek saldo sudah kedebet terkurangi 10 juta, puyeng_banget.com !.

Tolaaaah...toleeeeeh...ga' jelas
balik lagi ngeliat ATM, coba lagi berharap ada perubahan, tetep aja ga' ngaruh, duit padahal diperlukan hari itu juga buat tambahan uang muka rumah.

Lemessss dah !
Uang hasil tabungan selama 10 bulan jadi ga jelas rimbanya, GPL (ga' pake lama) langsung tanya ke bank tsb 'kenapa jadi begitu', tapi dengan ramahnya mereka bilang nanti akan kita urus dan buatkan laporannya ke pusat, silahkan tunggu maksimal 75 hari kerja, jiaaaaaaah....

GPL juga, langsung ke bank satunya (asal uang), ga peduli padat lalu lintas, sikaaat ! diotak yang kefikiran cuman gimana cara 'nylametin tuh duit tabungan apakah yang kedebet itu bener ? ternyata bener udah susut 10 juta. tuiiiingggggg ....tuingggg.....

Telisik punya telisik, 
ternyata itu semua akibat dari hujan deres serta ada kilat, dengan demikian berpengaruh error pada sistem ATM nya (apa mungkin karena pengaruh gelombang elektromagnetik si kilat tadi ya...?). Tapi kata bank (asal uang), uangnya ga hilang hanya perlu proses, tapi kalimat itu beneran masih ga nyaman buatku, aku butuh kepastian, dan kalo udah balik lagi kereningku itu baru lega (bahasa orang ga punya duit ya kayak gini, hi hi hi).

Nah gimana cara cepet agar tuh uang balik ? tanyaku, dia minta aku buat laporan tertulis, trus di fac ke kantor pusat tentang error link ATM. 

Masih belum puas, tanya lagi : kapan selesai urusan ini dan kepastian uang kembali masuk ke rekening, beliau bilang dengan santun diupayakan secepatnya, hari ini akan langsung kita kirim surat ini ke Pusat, khan batas waktu pengaduan = 1 x 24 jam, padahal khan baru 1 jam tooo...,  sambil manggut manggut ga jelas, berdoa dan berharap : Ya Allah....warna apa lagi ini ?

Ternyata untuk ngurus akibat hal sepele diatas, sungguh ribet dan bikin nervous, kita harus aktif ke bank itu, beneran tiap hari phone kalo ga ya nyempetin datang ke bank itu tanya perkembangan kejelasannya.

Jarak 1 minggu titik kejelasan sudah ada, bank yang di transfer sudah temukan jejak : benar kalo ada 'gagal transfer' dan hari ini uang akan kembali dikirim ke bank sebelumnya, alhamdulillah hari ini sudah masuk ke rekening, urusan 'realisasi rumah kembali berjalan normal'.

Semoga pengalaman ini bisa menjadi pembelajaran semua dan agar hati-hati saat transfer uang via ATM saat hujan deres sangat beresiko terlebih bila angkanya besar. (saranku jangan lakukan bila lagi hujan deres). Mending pakai cara transfer manual : ada bukti & terkirim aman, itu pendapatku.


Salam

Rabu, 21 Desember 2011

Alhamdulillah, akhirnya berakhir Indah

Sumber Foto : JIM WATSONA

Terimakasih kepada seluruh temen blog yang sudah mendoakan dan berikan support pada (silahkan baca :) 'temen ku' terhadap hal yang dia alami pada keluarganya.

Selesai jamaah Maghrib kemaren, dia hampiri aku dan langsung kuajak dia menepi agar tidak kedenger orang lain, terlebih karena ini sangat screet buatnya. Ada perasaan dan fikiran 'ada perkembangan apa lagi dari dia', tapi begitu kulihat muka itu tak lagi pucat dan kuyu, spontan feel ku sampaikan pasti ini khabar baik.

Kubiarkan dia cerita semuanya dan sampaikan :
'Terimakasih ya Mas atas Doa dan batuan dari siapapun kepada saya dan keluarga, akhirnya permasalahan ini bisa terselesaikan, dan terimakasih juga atas masukan dan sarannya kepada kami'

Kujawab : Alhamdulillah...sama-sama Mas, kita semua adalah temenmu juga keluarga mu dan kau tak sendiri dalam hadapi ini, percayalah bahwa Allah akan berikan kemudahan dan pasti ada hikmah di balik ini semua.

Lanjut dia :
'Kita juga sudah temui keluarganya dan mereka menerima kami dengan baik dan sama sama menyadari akan kekeliruan yang ada dan sepakat untuk lebih fokus merencanakan hal terbaik bagi mereka berdua dan pastinya kami sepakat segera akan menikahkan dan semoga niatan kami berdua sebagai orang tuanya dimudahkan oleh Allah SWT dan yang terpenting anak-anak sudah memahami dan ihlas bahwa ini adalah sudah 'warna' yang harus mereka tempuh sebagai konsekuensi sebagai bentuk tanggung jawab 'atas keinginan sesaat' itu.

Terhadap seluruh syarat administrasi juga sudah selesai, tinggal pelaksanaan pernikahan nya saja. Sekali lagi terimakasih terhadap apapun bentuk dukungan support dan doa dari dirimu juga teman teman lain.

Setelah itu dia pamit dan selintas kupaksakan melihat utuh raut muka dia untuk pastikan bahwa 'beban' itu sudah terangkat dari pundaknya dan ternyata benar : alhamdulilah, akhirnya berakhir indah.


Diantara dizikir yang ada pada langkah pulangku, terselip ucap :
Ya Allah, terimakasih atas karunia MU pada dia dan keluarganya
terimakasih kepada teman teman blog yang sudah berikan masukan dan doa pada dia, terimakasih pada pembelajaran ini.


Jumat, 16 Desember 2011

keinginan sesaat tapi sangat melukai

sumber foto : Fred Relaix
Sahabatku,
Kaget aku melihatmu, kutemui kau pagi ini dengan kondisi pucat pasi,

badan yang selalu tegak menatap juga senyum yang selalu ada kini berganti suram dengan kesedihan yang teramat sangat, langkah juga bicaramu tak lagi semangat seperti dulu, apa yang telah terjadi Mas ?
Sini...masuk dan dukuklah, maaf boleh aku tanya dan bisa kau ceritakan apa yang terjadi pada keluargamu ?


Dia menjawab dengan penuh kesedihan : " Maaf Mas aku gagal menjadi Ayah dan tak bisa melindungi putri tersayangku" itu yang kau sampaikan "Dinar kini tengah hamil Mas...." Ops....! khabar ini sontak membuatku tersedak, karena aku tahu persis siapa Dinar dan Orang Tuanya yang juga sahabatku juga seperti saudara sendiri.


Yang kutahu, gadis itu begitu santun, Ayah juga Ibunya adalah orang orang yang selalu taat dalam agama, derajat ketaqwaanku dibanding sahabatku itu sangat jauh, sungguh ! walo dari Keluarga yang sangat sederhana tapi mereka adalah keluarga yang harmonis, Ayah dan Ibunya selalu hangat dalam komunikasi juga mendidik anak-anaknya, tapi khabar pagi ini sungguh membuatku bergidik 'lukisan yang indah dan prefect itu' kini tengah terobek oleh 'keinginan yang sesaat', pertanyaanku letak kesalahan ini ada dimana ?

Dari kegetiran yang jelas terlihat, juga suara paraunya dia sampaikan :
Mas, salahku dimana ? padahal aku selalu berdoa untuk keselamatan dunia akherat kami, menjaganya, selalu luangkan waktu untuk bicara dengan anak-anak dan kau tahu sendiri mas aku lebih banyak dirumah khan ? sungguh aku tidak bisa menerima keadaan ini dan dadaku selalu berdegub tak beraturan dalam 2 minggu terahir ini hanya untuk menelaah terhadap hal yang terjadi pada putri kesayanganku itu.

Belum lagi fikirkan akan masa depannya yang jelas sudah 'berantakan'
ini sungguh tidak adil dan tak sebanding dengan susah payah perjuangannya hanya untuk dapatkan bangku kuliah, karena sebentar lagi mereka akan jalani pernikahan dini. Usia 18 tahun sama sama belum kerja, belum lagi kondisi keuangan kami yang seperti kau tahu Mas...uff sungguh berat cobaan ini, aku tak lagi tahu apa yang harus kulakukan selain hanya meratapi keadaan ini.

Itu yang dia sampaikan padaku.
Keinginan yang sesaat tapi melukai, itulah yang kudapatkan pagi ini
sebelumnya pasti mereka tak pernah berfikir akan akibat juga resiko perubahan hidup yang cukup drastis bila itu terjadi.

Dia tak lagi bisa nikmati usia remajanya, harus fokus terhadap bayi, fokus pada bagaimana mencari nafkah untuk hidupi keluarga, belum lagi bagaimana merawat anak saat bayi yang sungguh merepotkan juga mendidik anak yang jelas tidak hanya 1 hari, 1 minggu, 1 bulan atau 1 tahun, tapi untuk selamanya, belum lagi bila terjadi perselisihan fikir antar suami istri ufff...nikah itu tidak mudah.

Apakah ini berbanding linier dengan keinginan yang sesaat itu, jelas tidak khan.
Tapi ya sudahlah, warna telah terjadi dan yang terpenting sekarang ini adalah mulai menata, berfikir dan apa yang terbaik bagi dia nantinya.

Tentang Letak kesalahan mu sebagai kepala keluarga ? maaf Mas...aku tidak bisa menjawabnya sekarang dan hanya bisa aku sampaikan : aku turut prihatin dengan keadaan yang tengah terjadi pada keluargamu khususnya pada putri tersayangmu itu, semoga Allah berikan segera kemudahan, ampunan juga petunjuk kepada dirimu dan dia. Berfikir realitis adalah langkah bijak dibanding kita yang hanya merenungi kekecewaan ini.

Ini pembelajaran bagi kita semua, bahwa keinginan itu tidak berbading lurus dengan akibat yang akan dijalani nantinya.
Adakah saran dari temen-temen biar itu ga terjadi pada keluarga kita ?
saya sangat berterima kasih apapun itu bentuk masukannya, entah dari para remaja putri atau mungkin dari Ibu-ibu atau dari temen-temen lain,
"... Kenapa bisa terjadi seperti itu...dan agar tidak seperti itu"
silahkan, saya tunggu masukannya, sebelumnya terima kasih banget.

Salam.