Rabu, 03 November 2010

Relawan, Bhakti dan Sepotong Doa buat kalian.

Sumber data Foto :

http://www.inilah.com/read/detail/934792/inilah-gambar-wedhus-gembel-kejar-mobil-relawan


Ketika semua tak berani ambil resiko
dan masih berpeluk takut yang mencekam

Ketika kejadian baru berselang dalam hitungan menit
Kita semua justru melihat, kalian berdiri dengan sigap
berjalan dengan sarana yang seadanya
niat hanya satu = yaitu 'menolong & selamatkan orang'.

Lihat Gambar diatas, sangat fenomenal
Kenekatan, itulah suatu bukti 'keberanian' mereka
dimana 'wedhus Gembel' jelas-jelas udah mulai melaju dengan kecepatan 100 km/jam dengan suhu kisaran 600-800 derajat
Mereka justru nekat menempuh resiko itu.

Maaf,
Bagi kita yang awam, itu 'jelas sangat beresiko tinggi'
Sangat dekat dengan kematian.

Kadang aku berfikir
Terbuat dari apa ya : Syaraf fikir & Mental mu itu


Mereka hanyalah sepasukan kecil
dengan nyali yang mungkin lebih keras dari baja
ck..ck.ck.... bukan main.

Dari media TV terlihat,
Diantara hujan pasir yang masih sangat panas
Udara yang masih sangat pengap oleh debu vulkanik
Kegelapan malam
Tangan yang tak terlindungi oleh sarung tangan
Sepatu yang seadanya, bukan ter setting savety tahan panas
Bateray yang seadanya
Ternyata tak menyurutkan langkah mereka
'untuk menolong sesama'

Hebatnya,
mereka sendiri kadang enggan untuk diambil gambar
mereka tak suka publisitas
dan mereka tak digaji, bahkan keluar uang dari kantong pribadi.

Sebagai masyarakat awam
secara pribadi & keluarga
Terakui, kita saat-saat ini dan nanti adalah sangat membutuhkan kalian
ijinkan saya haturkan terimakasih atas 'ringan tangan &
ketulusan' kalian
Siapapun Anda.

Untuk Indonesia sekarang ini sudah 19 Gunung Berapi
dengan status 'Siaga' belum lagi potensi Tsunami yang siap meledak kapan saja.

tak bisa terpungkiri betapa repotnya kalian,
juga degub was-was keluarga & pacar kalian
.

Kita hanya bisa bantu doa
semoga kalian bisa terus diberi karunia sehat oleh Allah
Dilindungi Allah & dimudahkan seluruh rangkaian kegiatan yang ada,
Serta jauh dari fitnah, amin.

Hanya itu yang bisa kami berikan.
Selamat bekerja, amalan anda dimata Allah adalah tabungan yang tak terkira bagi kalian.



Salam - Satrio

4 komentar:

  1. walau tanpa gaji mereka siap mati
    hanya berharap pahala dari sang ilahi

    bergidik bulu roma menyaksikan kejadian yang super dahsyat ituuu...

    BalasHapus
  2. Salut atas keikhlasan mereka membantu saudara2 kita.. Kita memang sudah sepatutnya berterima kasih... Kita hanya bisa bantu doa aja, semoga bagi saudara2 kita yang tertimpa musibah selalu diberikan kesabaran dan ketabahan.. Bagaimanapun juga, pasti ada hikmah dibalik semua yang terjadi.. Rahasia Allah SWT...

    BalasHapus
  3. Mas Ipin dan Mbak Lina
    ya seperti itulah keihlasan mereka, semoga Allah tetep melindungi dan terus memberi kesehatan juga keselamatan.

    Resiko yang mereka emban tidaklah ringan, harusnya mereka bisa diberikan kompensasi yang tinggi, ternyata Allah lebih tahu dan mengerti dan pastinya balasan dan tabungan di akherat nanti jauh dari yang mereka perkirakan dan janji ALlah setahuku adalah tetap dan pasti !

    hmm,
    sudah lama aku ga nulis lagi dan aktif di blog ini, semoga setelah kulewati beberapa hal, aku bisa kembali seperti dulu.

    Salam - kangen rasanya bisa melihat tulisan kalian semua.

    BalasHapus
  4. kerelaan mereka utk menolong sesama itu patut diacungin jempol

    BalasHapus