Senin, 19 September 2011

Cerita Tentang Demam Berdarah

Cerita tentang Aedes Aegypty
Sumpah, beneran kaga' lagi pengen berurusan sama nyamuk yang satu ini
Terus terang masih sangat trauma bila Keluarga kita kena sama virus itu
rasanya nyawa tinggal tunggu itungan menit dan detik saja

Bukannya melebih-lebihkan hal itu,
Sungguh ! saya nyaris kehilangan si Bungsu gara-gara adu argumen dengan Ibunya juga Neneknya karena ga boleh di bawa ke dokter apalagi denger mo diambil darah untuk cek laboratorium (alasannya masih 2 tahun usianya).

Begitu masuk UGD, katanya udah terlambat, banyak suster yang nyari pembuluh darahnya juga udah kesulitan karena sudah semakin mengeras, Akhirnya ada suster yang senior dan temukan saluran darah untuk masukkan infus, Alhamdulillah walo terlambat masih tertolong walo dengan perasaan yang ga keruan.

(di Keluargaku udah kena DB. 4 kali).


Nyamuk yang satu ini emang susah diduga keberadaan dan serangannya, tau-tau Keluarga kita kena. Rumah bersih dari gantungan baju kagak ngaruh bagi dia, nyamuk ini kubilang nyamuk elite, tempat bak mandi bersih malah kesukaan dia, sangat menyebalkan.

Hal lain adalah, hendaknya lebih hati-hati terhadap nyamuk sekarang ini
karena pola serangannya udah berubah, menjadi kuat dan daya jangkauannya lebih jauh. Setahun yang lalu pola serangannya adalah jam 8 pagi s.d 11 siang, terus jam 14 sd. 16 sore, itupun jarak radius serangnya adalah 100 M 2.

Sekarang udah enggak, pola terakhir dari hasil discuss sama dokter, polanya udah berubah, tidak lagi jam-jam tertentu, tapi lebih intens dan anytime, jarak serang dan radiusnya bisa mencapai 500 M s.d 1 Km dan tergantung arah anginnya, ini sebuah angka fantastis. Ini lebih disebabkan lebih seringnya faktor pengasapan sebagai alat pencegahan padahal harusnya ga' seperti itu, yang lebih diutamakan adalah melakukan tindakan preventiv dengan membasmi jentik nyamuknya.


Ciri yang mudah dikenali bila terjangkit :
Adalah bila anak awalnya sehat dan ceria, begitu pulang sekolah atau main dari mana lantas ngeluh pusing dengan suhu badan yang tinggi, segera waspadai hal itu, coba raba bagian telapak kakinya bila dingin mulai paha sd. telapak kakinya, sedang bagian puser keatas panasnya tinggi juga mengeluh perutnya sakit, hendaknya segera bersiap untuk uji lab darah, jangan tunda sampai 2 hari setelah kondisi tersebut, takutnya terlambat.
Karena penurunan trombosit adalah 60.000 per jamnya bukan per hari juga tingkat pengentalan HB sangat cepat, ini bisa membekukan aliran darah ke Jantung juga memecahkan sistem pembuluh darah lainnya yang sangat rentan, misal : mata, telinga dan usus, ini yang kita takutkan.

Langkah penyembuhan sebelum dan sesudah ditangani dokter yang pernah kulakukan adalah :
(maaf kalo ini keliru dan ini hanya berdasar pengalaman saja dan hendaknya jangan diikuti bila perlu), adalah :

Pertama, hal yang kulakukan adalah :

Dari pengalaman yang ada hal pertama adalah bersikap untuk tetap tenang !, terus NGOMPRES dan buka bajunya dia, juga bersiap ke DOKTER serta ke Laboratorium untuk lakukan UJI LABORAT DARAH mengenai potensi typhus dan D.B nya dan tidak menyelimuti walo dia menggigil tajam, katanya berasa dingin banget padahal panasnya sangat tinggi (demam).

Kedua
, hal yang kulakukan adalah : :
Memberi banyak MINUM atau cairan yang isi kandungannya sama dengan cairan infus (maaf aku ga bisa sebutkan merk tsb disini, takut ntar dikira promosi (banyak kok di supermarket), kuminumkan hal itu sebanyak-banyaknya, bila perlu KUPAKSA walo dia ngantuk dan pengennya 'bobo' terus. Standar terendah yang kuminumkan ke dia adalah minimal 2,5 liter perhari. (kadang saat dia tidur kubangunkan tiap jamnya untuk paksa dia mau minum cairan atau minuman mineral itu).

Semakin dia banyak minum dan pipis, semakin baik dan harapanku 'trobositnya' ga' turun tajam begitu juga HB dalam darahnya tidak akan lebih cepat mengental karena faktor virus itu. Jadi bila si penderita bisa terus 'pipis' adalah semakin baik. Dengan keadaan seperti itu demam tingginya akan susut, dan tugasku adalah menggerojok lagi cairan atau air mineral yang ada.

Anak ngantuk dan pengen bobok dan ga pengen 'minum atau makan' bukan berarti keadaan makin membaik, itu kesalahan fatal bagi saya dan Ibunya anak-anak yang mengira itu proses penyembuhan, ternyata tidak itu proses serangan yang amat tajam bagi si penderita.

Ketiga
, hal yang kulakukan adalah : :
Saya memilih tidak memberikan Juice Jambu Merah kepada Anak-anak, karena bila ususnya ga nahan, akan beresiko terhadap pecahnya pembuluh darah diususnya, karena apa ? ternyata bila terkena DB seluruh pembuluh darah akan membengkak karena faktor pengentalan HB dalam darah kita (ga percaya ? amati mata si anak, pasti akan merah dan ga jernih seperti biasanya, itu parameter pembuluh darahnya lagi bengkak).

Terus memberi asupan gizi tinggi seperti pada pemberian makanan yang berprotein tinggi (ini kata dokter yang kami pernah jadi pasiennya), seperti : dada bebek goreng, daging dan telur kepiting yang masak asam manis, bila punya duit lebih cari ikan salmon. Katanya protein tinggi bisa menahan laju gerak dari virus D.B, sedang pola penyajian makan dan obatnya adalah seusai dengan arahan dokter itu.

Ke Empat
, hal yang kulakukan adalah : :
Saya selalu memberikan Juice Kurma yang saya beli di toko Obat China (rasanya kayak cairan gula jawa) kalo ga salah dulu saya beli terakhir satu pack isinya 12 (besar botolnya se Ibu Jari kita dan panjangnya sejari telunjuk) yang harganya kurang lebih kisaran 75 - 80 ribu, kuberikan minuman itu kalo untuk si Bungsu saat itu karena masih dibawah 5 tahun adalah 3 s.d 5 botol / hari dan kalo untuk kakaknya adalah 5 s.d 7 botol / hari, itu obat hebat...dan teruji cepat naikkan trombositnya (selain pemberian cairan yang banyak sebagaimana diterangkan diatas).

Kelima
, hal yang kulakukan adalah :
BERDOA dan kita serahkan kepada Allah SWT dengan segenap harapan agar ada kesembuhan baginya, dan saya lebih memilih pada tahajud dan baca asma'ul husna.

Keenam yang selalu kami lakukan saat ini adalah :
selalu berikan dia cairan pelindung dari gigitan nyamuk habis mandi pagi atau saat siang dia mau bobo juga malam harinya (dari pada kena lagi, wouu ga lah jangan sampe, serem banget), terus waspadai tempat mereka main atau bila ada satu keluarga yang kena DB, kita harus waspada sama rutin cek tempat yang berpotensi jentik nyamuk bisa hidup.

Semoga bermanfaat
Ini hanyalah share, minimal untuk nambah wacana bagi yang membacanya. Bila ada yang punya saran lain silahkan, untuk nambah wacana kita dan keselamatan semuanya. Terima kasih

Salam.



24 komentar:

  1. Assalamu'alaikum Kang
    wah benar sekali langkah sampean Kang, di bawa ke RS. Karena saya juga mengalami pada anak-anak, emang nggak tega kalo harus ambil darah si bayi, tapi test laboratorium adalah cara yang jitu mengetahui DB.
    Saya juga memberikan kurma cair dan alhamdulillah mempercepat proses penyembuhan

    BalasHapus
  2. terima kasih tipsnya mas,,ditempatku bukn hanya DB mas tapi Cikungunya juga ad

    BalasHapus
  3. artikelnya manfaat ni mas,,,

    BalasHapus
  4. makasih yah atas share pengalaman pribadinya,jadi tambah wawasan,love,peace and gaul.

    BalasHapus
  5. @ Buat Djangan Pakis :
    Mas, ternyata kita berdua sudah pernah alami hal itu, semoga ini tidak terjadi pada Keluarga temen-temen kita di Blogger, amin.

    Gimana khabar Keluarga di Blitar Mas ? semoga Allah terus berikan rahmad juga diridho NYA amin.

    Salam

    BalasHapus
  6. @ Buat Beli Baju :
    Mas, semoga bermanfaat seperti harapanku.
    Kok aku ga bisa tinggalin comment ya di blog mu, kenapa ? apa karena pas jaringannya lemot atau karena formatmu pake twitter.

    Aku coba lagi dah kesana - salam

    BalasHapus
  7. @ Buat Sofyan :
    Masak sih Mas sama Cikungunya ?, wallaaah...semakin ribet aja urusannya, kalo untuk cikungunya aku belum tahu ciri & solusinya, Mas Sofyan tahu ? bagi donk Mas.

    Makasih - Salam

    BalasHapus
  8. @ Buat : saryadinilan
    Mas, salam kenal dan jabat erat buatmu, ntar aku follow bila bisa, ketempatku juga di follow ya Mas biar aku bisa ikuti perkembanganmu, makasih.

    Sama-sama Mas, kita hanya berbagi saja dan moga bermanfaat dan tak ada niatan sama sekali buat sok tahu atau gimana.

    Salam.

    BalasHapus
  9. Sebelumnya,saya juga tergolong gampang terkena penurunan Tekanan Darah Rendah. Tapi sejak rutin mengkonsumsi madu plus kurma cair tiap sore, Alhamdulillah saya lebih sehat. Dan mengkonsumsi selama mengkonsumsi bawang ladang plus madu pun belum menemukan masalah, hanya bau badan saja Kang.

    Selepas maghrib, biasanya saya makan satu siung bawang lanang + satu sendok madu cemcemannya (tapi sekarang seminggu 1 sampe 2 kali) trus saya juga menyiapkan segelas air hangat yang saya campur 2 sendok madu + 1 sendok kurma cair.
    Mudah-mudahan bermanfaat. Maaf telat njawabnya

    BalasHapus
  10. @ Mas Djangan Pakies :
    Suwun banget ya, insya Allah akan segera saya coba, biar ga greges terus seperti ini, kemana-mana ga bebas lagi dan harus pake jacket, beda banget ama dulu biar ujan dan angin gede kaga' ngaruh (mungkin ini side efect dari seringnya 'kerok'an kali ya mas.

    Salam.

    BalasHapus
  11. wah info bermanfaat nih. soalnya rumahku banyak nyamuknya. kudu hati2 ya

    BalasHapus
  12. @ Buat Sang Cerpenis bercerita :
    Masak sih ? yang ati-ati aja ama nyamuk itu ya De

    BalasHapus
  13. Untuk sharenya sangat bermanfaat dan baik sekali , apalagi seperti saya yang memiliki anak kecil.
    Karna penyakit ini tidak bisa di lenggakha...sudah banyak korban karnaya.
    Nyamukl elit....bisa aja, tapi kalau di pikir2 iya juga secara penyerangan dia udah tidak mengenal waktu yang seharusnya ia lakukan sebelumnya.

    BalasHapus
  14. @ Buat Bunda Dini :
    mungkin karena faktor pengasapan itu, mereka berkembang biak dengan semakin kebal dan canggih, perubahan genetisnya bukan main.

    BalasHapus
  15. halo OM, Alhamdulillah.. putra-putri om bisa kembali sehat, saya gak pernah mengalami kejadian ini, dan semoga tak akan pernah :), tapi sering lihat tes darahnya adhek, semuanya harus di belajari, semoga saya gak pernah menemui penyakit ini dalam hidup :D.

    Untuk Google Adsense, mau di ajarin yang mana Om :D

    BalasHapus
  16. @ Buat Nyun :
    Amin...., moga aja ga terjadi, makanya mainnya ditempat terang aja hi hi hi

    BalasHapus
  17. wiah untung cepet sembuh yah... fiuuuhhh

    BalasHapus
  18. @ Buat NuellubiS:
    Iya bersyukur banget, makasih ya,
    salam buat Alicia, he he ..

    BalasHapus
  19. wow this really good blog content
    visit : http://uii.ac.id

    BalasHapus
  20. @ Buat YOGYAKARTA:
    thanks next before, oke dah langsung ketempatmu ya

    BalasHapus
  21. alhamdulilah saya belum dan tidak ingin berurusan dengan tu nyamuk....
    makasih lho OB atas tipsnya...
    :)

    BalasHapus
  22. absen,, wihh tips yg bermanfaat ni, sukses selalu buat OB (obrolan blogger) O_O

    BalasHapus
  23. @ Buat Zone :
    Inysa ALlah semoga itu tak terjadi padamu juga keluarga di rumah juga lingkunganmu atau teman -2 lainya, amin.

    Salam

    BalasHapus
  24. @ Buat Tirto Darmantio :
    hi hi hi makasih, semoga dunia movie juga sukses ya ....
    Salam.

    BalasHapus